Takdir yang termaktub dalam buku-Nya telah sampai hari ini. Kita sering menamainya sebagai kebetulan yang datang dari pertemuan-pertemuan lalu. Padahal, sesuatu tidak pernah datang dari kebetulan, termasuk rasa sayang. Sebab rasa sayang adalah tentang segalanya; perjalanan, kebersamaan, keterikatan, dan kembali pulang.
Komentar
Posting Komentar