Musim yang Kesepian
almond memamerkan mahkotanya pagi ini. aku
merentangkan ruas-ruas jari yang sudah
terjahit sempurna. menyambut putiknya mengetuk
telapak tanganku malu-malu. lalu
aku menaburkannya di jalanan kota yang
hancur. menanam benih sebagai upaya perbaikan. membentuk rasa yang baru di
sela-sela jari. sementara yang subur adalah duka yang lekat di kepalaku.
aku juga melihat kelinci-kelinci kecil
di balik pohon tumbang. memamerkan gigi-gigi mereka yang tanggal. pada seorang perempuan
yang menggenggam rahasia. saat april sudah
mulai bersuara.
sebab dikatakannya memeluk diri
sendiri bukanlah sebuah kepiluan.
Komentar
Posting Komentar