RENTANG KENANG DAN KERINDUAN


ketika teringat seluruhmu, aku pergi mengunjungi puisi -dengan tinta-tinta yang membalur ragaku. aku membayangkan kau duduk dan membaca puisi kita.


"bolehkah aku menyimpan tanganmu di saku jaketku?"


pertanyaan acak menyembul dan bergumul di kepalaku. tiba-tiba bayangmu mengabur. meninggalkanku bersama barisan puisi yang ikut melebur.

Komentar