Kepada Kamu
ada pijar semangat yang kaupinjamkan dari tubuhmu; matamu, bibirmu, luka-lakumu, jejak langkahmu, dan rindu-rindu pada yang datang dan pergi.
kepada kau yang membaca buku-buku, yang bising ialah kekhawatiran yang tumbuh dan menggantung di pelupuk matamu. sedangkan nasihat ialah lagu syahdu yang keluar dari dadamu.
bermukimlah; di bibir pantai, di depan sepasang jendela, di teras rumah kita, di mata bulan yang bulat, di stanza-stanza masa lalu, di batas antara ada dan tiada. sebab,
aku mengenangmu di sana.
Komentar
Posting Komentar