mataku awan mendung, tumpah
di jalanan kota yang bising. kakiku
kehabisan langkah, hingga aku
tenggelam dalam genang yang asin.
sementara kau meninggalkan
wajahmu di mana-mana. tubuhku
benar-benar mati, sayang!
mataku awan mendung, tumpah
di jalanan kota yang bising. kakiku
kehabisan langkah, hingga aku
tenggelam dalam genang yang asin.
sementara kau meninggalkan
wajahmu di mana-mana. tubuhku
benar-benar mati, sayang!
Komentar
Posting Komentar